The Environmental Choice

Satu topik mengenai genetika dari kursus online yang saya ikuti,  membahas tentang seberapa jauh materi genetik mempengaruhi sifat (dan hidup) manusia. Apakah seorang psycho dilahirkan dari orangtua yang psycho juga? Benarkah epilepsi atau schizophrenia timbul semata akibat sifat genetik yang diwariskan?

Kursus tersebut mengaminkan teori yang mungkin sudah diterima sebagai kebenaran universal. Bahwa genetika dan lingkungan membentuk fenotipe-sifat manusia yang kita indrakan. Seorang yang mewarisi “warrior gene” -salah satu versi gene Monoamine Oxidase A dengan allele yang lebih pendek- memiliki kecenderungan sifat agresif.  Namun, sifat agresif ini tidak akan muncul jika tidak ada faktor lingkungan sebagai pemicunya.

James Fallon, diketahui memiliki banyak faktor resiko sebagai psikopat dari struktur korteks otak, gen yang terkait dengan kriminal, hingga anggota keluarga yang menjadi pembunuh. Akan tetapi  James Fallon yang dikenal dunia bukanlah seorang kriminal melainkan neuroscientist dengan puluhan karya. Hipotesa yang muncul: ketiadaan kekerasan, keasaran, ataupun kekejian semasa beliau masih muda mencegah munculnya sifat psikopat tersebut.

Salah satu sahabat saya pernah bercerita tentang bagaimana ia dan abang-abangnya memiliki perspektif yang jauh berbeda, padahal mereka merupakan saudara kandung yang dibesarkan oleh orang tua yang sama. Kasus sahabat saya tersebut , mungkin contoh paling dekat bagaimana perbedaan lingkungan pergaulan, teman dan orang yang mengelilingi, membuat manusia berbeda. Sebagaimana  sifat plastis otak sangat tergantung dari lingkungan di sekitar kita.

Jika gen merupakan sesuatu yang agak mustahil untuk kita pilih, lingkungan mungkin merupakan sesuatu yang sanggup kita kendalikan. Manusia mungkin tidak bisa memilih ia akan membawa gen yang beresiko penyakit tertentu atau tidak, tetapi ia mampu memilih gaya hidup. Manusia mungkin tidak bisa memilih seberapa jauh nilai inteligensi yang diwariskan kedua orang tuanya, tetapi ia bisa memilih di lingkungan mana nilai ini akan ia gunakan.

We are not passive recipients of the environment, we select the niches that best suit us

Mungkin seperti qada dan qadar. Hidup terjalin dari sesuatu yang tidak bisa kita ubah dan sesuatu yang bisa kita usahakan.

Juga, sebagai bagian dari lingkungan tersebut, kita punya tanggung jawab moral yang tidak bisa disepelekan. Peranan skala kecil dalam menghentikan KDRT, bullying, atau pengabaian kepada anak-anak juga ikut menentukan masyarakat seperti apa yang akan ada di masa depan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s