Be Brave #MelawanAsap

Tidaklah menyenangkan jika pagi hari warna abu abu gelap-lah yang ditampilkan cakrawala. Tidak menenangkan saat hawa yang menekan paru paru ialah udara yang kita hirup. Juga jarak pandang yang terbatas oleh asap tidak akan menjernihkan pikiran akan harapan untuk bumi dan kehidupan. Bencana kabut asap dengan persistensi dan konsistensinya setiap tahun sungguh membuat frustasi. Rasa marah dan sedih bercampur jadi satu. Mungkin diikuti rasa putus asa dan gemes.

Jika saja rasa seperti marah dan frustasi bisa menyelesaikan masalah, mungkin banyak manusia yang akan menghambakan diri pada emosi tersebut. Alih alih perasaan tersebut menjadi bumerang yang sama destruktifnya dengan pembakaran hutan oleh segelintir orang yang tak peduli-atau mungkin tidak sadar-terhadap tanggung jawabnya kepada manusia lain dan lingkungan

Mengherankan kan kenapa dari tahun ke tahun masalah asap pembakaran hutan selalu ada dan tidak pernah berhenti. Berkebalikan dengan gempa atau tsunami yang bisa muncul tanpa campur tangan manusia, kabut asap karena pembakaran hutan bisa muncul karena inisiasi manusia.

Mungkin salah satu alasan kenapa kerakusan termasuk ke dalam deadly sins dicontohkan dengan baik oleh peristiwa ini. saya pikir sangat sedikit orang yang membakar hutan hanya untuk bisa bertahan hidup. Kebanyakan oknum membakar hutan karena ingin menambah kekayaan -dengan cara yang mudah dan murah. Dan sebagian orang membiarkannya karena mereka rakus akan sogokan finansial. Tidakkah menyedihkan, mempersempit kode moral karena uang? Sure, money is power, it worth so much, but money just money. It is something to spent, not something that could fulfilled you as a whole person.

Tidak mudah untuk menjadi berani hanya dengan bermodalkan moral. Aktivis lingkungan di Lumajang dikeroyok sampai meninggal karena memperjuangkan lingkungan. Memprihatinkan memang, namun saya percaya aktivis tersebut meninggal dengan penuh kebanggaan, karena dia tidak tunduk pada dosa yang lebih besar dari ketamakan. Cowardice.

Be brave. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s