Fakta fakta Menarik tentang DNA (part 2)

                                    Helix Bridge di Singapura terinspirasi dari karakteristik DNA

Baru baru ini saya iseng – iseng mengikuti kursus online out of the blue mengenai genetika. Imbasnya kepikiran lagi dengan postingan part I tentang DNA sehingga saya ingin melanjutkan postingan dengan judul serupa.

Berikut fakta tentang DNA yang membuat saya tertarik :

  1. Setiap sel di tubuh satu individu punya DNA yang sama.

Jadi DNA pada sel syaraf pada abang A akan persis sama dengan DNA pada sel darah putih. Dengan pengecualian sel haploid gamete setelah gametogenesis (dimana kromosom pada sel ini tidak berpasangan ), setiap sel di individu yang sama akan punya 23 pasang kromosom dengan DNA yang sama juga.

Nah, Kenapa dengan DNA sebagai ‘materi’ atau ‘otak’ yang sama pada setiap sel di tubuh manusia bisa ‘mengkodekan’ bermacam macam sel dengan fungsi dan bentuk yang berbeda?

Karena sel yang berbeda punya protein yang berbeda juga walaupun DNA nya sama. Hal ini terjadi akibat pengaktifan dan penonaktifan ‘urutan’ DNA pada sel yang berbeda dalam suatu proses yang dikenal dengan istilah Differentiation (diferensiasi kalau dibahasa Indonesiakan).

Disamping itu ada Gene Expression. Gene Expression ialah proses yang menentukan instruksi yang mana yang akan menghasilkan produk dari suatu gen.

Perbedaan Differentiation dan Gene Expression

Istilah Differentiation terfokus pada perbedaan sel yang terbentuk akibat proses pengaktifan dan penonaktifan ‘urutan’ DNA. Sedangkan Gene Expression terfokus pada hasil dari transkripsi tRNA. Dua proses ini mungkin saling mempengaruhi. Salah satu hipotesa menyatakan kalau Diferentiation muncul akibat Gene Expression.

  1. DNA pada manusia 99.9% sama satu dengan yang lainnya.

Jadi kita mengenal istilah genome yaitu satu set DNA yang mencirikan satu jenis makhluk hidup. Genome manusia ialah 23 pasang kromosom . setiap sel manusia punya 23 pasang kromosom, dengan panjang DNA-nya sekitar 2 m per sel. Satu DNA haploid memiliki kurang lebih 3 miliar nukleotida dengan 22,500 gen yang mampu mengkodekan hampir 10 kali lipat protein.

Dibedakan lagi untuk istilah dibawah yak :

Kromosom : tampilan dan struktur DNA yang terorganisir

DNA : kumpulan basa deoksinukleotida yang terdiri dari gen, promotor dan enhancer.

Gen : urutan khusus sebagai bagian dari DNA yang mengkodekan fungsi dan membawa karakter genetic

Genome : Satu set DNA pada makhluk hidup yang sama

Kenapa dengan 99.9 % DNA yang sama kita bisa unik sebagai individu?

Selain punya 0.1 % DNA yang berbeda, ekspresi genetika (gene expression) juga dipengaruhi oleh beberapa regulasi, sehingga kita mengenal istilah epigenetic yaitu ilmu yang mempelajari perubahan pada ekspresi genetik walaupun tidak ada perubahan pada DNA. Beberapa cara kenapa hal ini memungkinkan untuk terjadi antara lain dengan

  1. Metilasi : Struktur DNA ‘diikat’ dengan gugus metil
  2. Mempengaruhi tingkat transkripsi (dengan melibatkan promotor, enhancer, atau activator)

Kenapa DNA sangat menarik untuk dipelajari? Sampai setiap basa yang 3 miliar itu dipetakan oleh para ilmuwan? Alasan untuk hal tersebut mungkin akan dibahas pada ‘curhatan’ di postingan selanjutnya.

PS : Tulisan ini tidak bisa dijadikan sebagai dasar ilmiah namun dibuat semata untuk mengulang dan mendiskusikan berbagai persepsi tentang DNA.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s