Jadi Korban Jambret

This is the 4 days after…

Today I told my self: “setiap kejadian pasti ada hikmah dibaliknya”. Saya kutip kata-kata dari sebuah novel, mengulangnya berkali – kali dalam kepala saya “kita boleh kehilangan impian, tetapi tak boleh kehilangan harapan”. Saya baca sebuah blog, tentang seseorang yang meninggal akibat kanker di usia yang masih muda, dan I realize that I should to be grateful for the life that I have.

But I still feel little numb…

Sabtu sore lalu, saya jadi korban penjambretan. There’s more than about how much he took. The hopeless feeling, the all alone feeling were harder to overcome. Perasaan yang menjadi semakin memburuk setelah kejadian tersebut saya laporkan ke polisi. Laporan yang ditanggapi dengan sikap menyalahkan dari salah seorang polisi yang duduk selonjoran, tidak kurang. Tapi karena respect saya terhadap polisi Indonesia sudah ada pada tahap terendah, sikap seperti itu tidak terlalu mengguncang saya. Saya lebih terguncang akibat tindak kriminalnya sendiri (orang yang menginginkan materi lewat jalan instan memang masih ada),  sikap tidak peduli (atau istilah resmi setelah saya melapor ke pengaduan “terlalu santai”), perasaan dikalahkan dari seorang pendatang tanpa sanak keluarga disini. The day when I don’t know what kind of wish that I should to pray for. What I should to do when the world is a mess in sight but nobody could see it except me..

Healing always take a time, doesn’t it?

Lagipula dukapun tidak abadi kan?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s