Tentang Kebiasaan Membuang Sampah

Saat saya masih kecil, di belakang rumah saya mengalir sungai yang jernih. Dikiri kanannya hijau dipenuhi oleh pepohonan dan semak belukar. Sungai itu tidak hanya indah dipandang, namun juga merupakan tempat bermain favorit saya kala itu, dimana anak anak sebaya saya memanfaatkan sungai itu sebagai sarana latihan renang kami. Kurang dari 10 tahun, sungai itu tidak bisa dikenali lagi. Airnya yang dulu mengalir bening sekarang berwarna kehitaman seperti ter dan penuh sampah. Rasanya seperti melihat kematian dari seorang kenalan dekat, penuh rasa sakit dan ketidakrelaan. Saya hanya menangis dan berteriak dalam hati.

Saya bahkan tidak tahu bagaimana awalnya, mungkin dari adanya pasar di dekat sana, mungkin karena kepadatan penduduk (artinya semakin banyak limbah rumah tangga) atau mungkin murni dari kebiasaan masyarakat kami. Kebiasaan membuang sampah yang biasa kita saksikan saat naik kendaraan umum atau saat mengunjungi tempat wisata bersama keluarga. Kebiasaan membuang bungkus permen karena tidak ada tong sampah dan karena bungkus itu kecil, menjadi suatu kebiasaan yang umum dijumpai dan terasa sepele. Tetapi perubahan karenanya-buat saya-tidaklah sepele. Salah satu teman saya pernah berkata, bahwa setiap orang tahu kenapa tidak boleh membuang sampah sembarangan, namun hanya sedikit yang mengerti kenapa membuang sampah pada tempatnya itu ialah keharusan. Saya pernah mengungkapkan rasa frustasi saya kepada teman saya itu, jangankan belajar mengelompokkan dan membuang sampah berdasarkan jenisnya, mengantongi sampah untuk kemudian dibuang pada tempat yang tepat saja terasa berat dan aneh buat sebagian orang. Mengantongi sampah terkesan jorok, tapi membuang sampah di jalan atau dimanapun itu terasa wajar. Lebih miris lagi, melihat orang tua yang membuang sampah di pinggir jalan, atau (lagi-lagi) dimanapun itu-untuk kemudian dilihat sang anak, dan selanjutnyaanak tersebut menganggap hal itu ialah sesuatu yang wajar.

Saya bukanlah seorang maniak kebersihan, tapi sungguh saya sedih melihat fenomena kebiasaan membuang sampah sembarangan masih ada.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s