Obat Bebas as First Aid untuk Diare dan Demam pada Bayi dan Anak

Baru-baru ini dikantor gw ada yang kehilangan bayi yang usianya baru 10 bulan. This baby pass away because of dehydration :(, after experience diarrhea a day before.
Sedih. Diare pada bayi emang ga bisa dianggap remeh. Kalau ga aware endnya ya gitu. Dehidrasi dan bisa lead ke kematian. Dan harusnya, penanganan pertama yang tepat could save si baby dari dehidrasi. And maybe he not supposed to death. Just another unreal probability 😦

Bercermin dari pengalaman pas gw pkl di bangsal anak dulu, trennya penyakit pada pasien bayi itu emang cuma dua: kejang demam dan diare. Bayi atau anak yang diare harusnya dapat ditangani dulu oleh orang tua agar ga dehidrasi. Pas demam pun gitu, demam pada anak harusnya dapat ditangani dulu agar panasnya ga mengakibatkan kejang. Penanganan pertama itu penting sebelum si bayi atau anak dibawa ke rumah sakit. Bayangkan kalau seandainya akses ke layanan kesehatan sulit, macet gila, atau terjadi sesuatu saat kita di perjalanan ke rumah sakit.

Dalam rangka aware itu, obat obat bebas di bawah harus tersedia jika di rumah ada bayi atau balita. Untuk penanganan pertama.

~Paracetamol drop .
Kalau anak udah demam (temperature > 38 C), kasih obat penurun demam itu perlu. Paracetamol dalam takaran tetes aman kok untuk bayi.
Kalau ga ada paracetamolnya kompres dulu dengan air hangat pada bagian kening atau ketiak. Kalau demam ga turun turun (biasanya sih <4 jam udah ada keliatan efek si obat), apalagi sampai pingsan atau muntah, segera bawa ke dokter..

contoh paracetamol drops (Ga berniat promo :p)

~Oralit
Pada kasus diare, mengganti cairan tubuh yang hilang lebih diprioritaskan dibanding menghentikan diarenya dulu. Apalagi jika bagian mata bayi sudah mulai cekung. Waspadalah! Mengganti cairan tubuh yang hilangnya ga perlu pakai po***i atau minuman elektrolit lain. Cukup pakai larutan oralit. Kalau ga ada oralit bisa diganti pakai teh manis campur gula. Untuk menghentikan diarenya, you should to see a doctor.

oralit OGB

~Antiseptic

Note: postingan ini subjectively dari pengalaman gw yang masih gw ingat saat masih kuliah dulu 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s