Top 5 Fakta Obat yang Bisa dijadiin Filosofi Hidup

Ibarat pepatah minang ‘alam takambang jadi guru’ maka segala hal yang ada di alam ini sudah selayaknya jadi pelajaran buat kita *serasamenjadimakmakbundokanduang 🙂 termasuk alam dimana gw berkecimpung sekarang. Alam per’obat’an. Menurut gw-banyak banget fakta tentang obat dan sediaan obat (kayak tablet, kapsul, dsbnya ituh) yang bisa jadi bahan renungan, dan selayaknya menjadi filosofi kita dalam mengarungi kehidupan *tibatiba puitis.

Filosofi 1. Nggak boleh berlebih lebihan. Fakta: yang membedakan obat dan racun itu hanya dosis. Bukti: silakan minum 50 tablet obat sakit kepala, dijamin koit. Jadi, menyukai, membenci sesuatu nggak boleh berlebihan.

Filosofi 2. Kemasan menentukan kelas. Fakta: Industri farmasi yang sama yang ngeluarin produk generik dan branded, ga bakalan make bahan baku, mesin, air, teknik atau metode bikin obat yang beda untuk produk generik (yang notabene lebih murah) ataupun untuk produknya yang bermerek. Perbedaan yang paling menentukan antara kedua produk itu datang dari cara industri itu mengemasnya. Catat. Buktinya? Silakan tanyain langsung ke pabriknya :).

Filosofi 3: Sesuatu yang sepertinya mustahil, bisa jadi mungkin dengan usaha maksimal dan cara yang elegen. Fakta: siapa bilang air dan minyak ga bisa bersatu? Dengan penambahan surfaktan, minyak dapat terdispersi dalam air membentuk emulsi. Bukti: silakan beli emulsi minyak ikan. Jadi saat sesuatu sepertinya mustahil, cari bantuan, jangan menyerah!

Filosofi 4: Saat kita menemukan masalah, jangan pernah berhenti mencari jalan keluar. Fakta: untuk menjadikan suatu zat aktif jadi sediaan obat yang bisa dikonsumsi kayak tablet, sirup, de el el, nggak gampang. Bahan yang sukar larut lah, rasanya yang ga enak lah, ngedapetinnya susah lah, dsb. Tapi ilmu formulasi obat hampir memungkinkan suatu zat aktif dapat digunakan oleh manusia. Sukar larut? Dikecilin luas permukaan. Rasa ga enak? disalut atau tambah aditif. Ngedapetin susah? Sintesis dari bahan yang lebih gampang didapetin. Nggak bisa dicetak jadi tablet? Jadiin granul dulu. Masih ga bisa? Jadiin kapsul. Nggak bisa juga? Serbukin aja.. Hahaha…Jadi, seperti filosofi 3, dalam hidup nggak boleh gampang menyerah. Sekali kesulitan mampu kita lewati, ‘harga’ yang kita dapat dari perjuangan itu juga bakalan terasa lebih worth *bijak banget gw :)..

Filosofi 5: Kuantitas tidak selalu mengikuti kualitas. Fakta: kebanyakan bahan obat aktif secara farmakologis dalam jumlah yang sedikit banget, tapi efeknya dapat mempengaruhi keseluruhan kehidupan manusia Fakta 2: dari berkilo kilo sumber bahan baku obat, kandungan bahan aktif di dalamnya tuh cuma bisa ditimbang dalam ukuran mg..ckckck.. Jadi ‘menilai’ segala sesuatu di hidup kita ga seharusnya melulu berpatokan pada angka..

Sebenarnya masih banyak filosofi hidup yang bisa diambil hikmahnya dari dunia per’obat’an :), apalagi dari lingkungan sekitar kita, so let we look around with clear though and pure heart *tibatibabijak..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s