Dirgahayu Indonesia.. Satu-satunya Tanah Airku..

Hari ini, saat bendera merah putih berkibar di depan rumah-rumah penduduk, gw liat ibu-ibu menggendong anaknya, minta-minta dari rumah ke rumah. As gw naik angkot, gw melihat kibaran bendera berkelebat yang kemudian tertutup oleh pengamen kecil yang tiba-tiba naik angkot dan nyodorin amplop. Saat gw nyampe di pusat kota, gw disambut sama bau dan timbunan sampah dengan posisi yang masih bisa gw liat tiang bendera.. I wonder, bagaimana perasaan para pejuang kemerdekaan dulu melihat tanah airnya sekarang…

Terkadang gw merasa bersalah dengan pejuang kemerdekaan dulu. Karena perjuangan mereka, gw lahir, besar, dikasih makan dari beras yang tumbuh dari suatu negara yang keberadaannya diakui, yang hak-hak gw sebagai manusia masih dihargai dan diperjuangkan.*Gw bandingkan dengan  penduduk Rohingya, atau Palestina. This country give me a lot and the independence also give mean a lot for me. Negara gw sudah ngasih gw banyak, saat gw gak bisa ngasih apa-apa untuk negara gw *nasionalisme tingkat maksimal. I said I love this country, but I can only watch and grieve when I heard about corruption, illegal logging, ekonomi dan pendidikan yang tidak merata, belom lagi masalah sosial dan lingkungannya.. Semua hal yang gw keluhkan itu tuh kan akibat budaya individu yang idup di negara gw (termasuk gw sendiri), tapi yang bawa nama buruk, nanggung the worst impact tuh kan negara..#renungan17Agustus

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s