Aurora -Borealis/Australis-Beautiful Light in the Sky

Dipengaruhi oleh video fenomena aurora borealis yang muncul baru baru ini di dataran amerika sana dan sempat ditayangkan di salah satu televisi, despite my limited knowledge,as  I have  been caught by its beautiful sky phenomenon,  I decided to write about it too ^_^.

 

Apaan tuh aurora, aurora borealis dan aurora australis? (sumber: oom google J)

Aurora (nama ini diambil dari nama dewi fajar Yunani kuno) adalah cahaya yang muncul secara alami di langit terutama pada daerah lintang jauh alias wilayah kutub alias daerah dekat Arktik dan Antartika. Aurora diklasifikasikan atas aurora diffuse dan aurora diskrit. Berdasarkan definsiinya si aurora difuse itu katanya merupakan sinar yang nggak kelihatan oleh  mata telanjang, sedangkan aurora diskrit memiliki karakter sinar yang cukup terang yang bisa dilihat oleh mata telanjang pada malam hari, cuz kalau di siang hari aurora nggak bakalan kelihatan. I know you can guees why J .

Aurora borealis (juga dikenal dengan Cahaya Utara alias the Northern Lights) adalah aurora yang muncul dan kelihatan di wilayahna kutub utara sedangkan aurora australis (Cahaya Selatan alias the Southern Lights) adalah aurora yang muncul diwilayahnya kutub selatan *udah ketahuan dari namanya yah?^^

Kapan fenomena ini bisa kita lihat di indonesia?

Secara ilmiah, dari definisinya aja udah ketahuan tuh, kalau fenomena ini gak bakalan bisa kita lihat di IndonesiaL .  Jika sempat kejadian, bakalan tercatat  sebagai keajaiban di bidang astronomi J. Kenapa tuh? Nah untuk menjawab pertanyaan itu kita erlu tahu bagaimana fenomena ini terjadi. Let check it out J

Bagaimana aurora bisa terjadi?

Itulah keagungan Tuhan *hehehe.  Secara ilmiah *belajar astronomi dikit* bagaimana aurora muncul masih belum dimengerti sepenuhnya, namun generally aurora muncul akibat interaksi antara elektron berenergi tinggi dari angin matahari dengan elemen-elemen atmosfer bumi *baru tahu kalau matahari juga punya angin.  Angin matahari ini merupakan arus ion yang mengalir terus menerus menjauh dari matahari. Aliran angin matahari memiliki kecepatan  1 juta mil per jam.Saat mencapai bumi, sekitar 40 jam setelah meningglkan matahari sebagai tempat asalnya, angin ini mengalir mengikuti area kekuatan magnetik bumi yang dipengaruhi oleh kekuatan inti bumi, membentuk suatu area yang memiliki keuatan magnetik dan elektrik  tinggi. As seen in this picture bellow (sumber wikipedia*mudah-mudahan gak dilindungi hak cipta).

Saat elektron ini mencapai bagian atas atmofer bumi , mereka akan ketemuan dengan atom dari oksigen dan nitrogen pada ketinggian 20 sampai 200 mil diatas permukaan bumi, mengakibatkan terjadinya emisi foton.  Warna aurora yang terbentuk tergantung dengan atom mana yang berinteraksi dan pada ketinggian berapa interaksi ini terjadi.

  • Hijau – oksigen, hingga ketinggian 150 mil
  • Merah  – oksien, diatas ketinggian 150 mil
  • Biru- nitrogen, hingga ketinggian 60 mil
  • Ungu/violet – nitrogen, diatas ketinggian 60 mil

Kapan fenomena ini terjadi?

Karena kejadian ini dipengaruhi oleh aktivitas geomagnet dan polaritas yang masih belum bisa dijelaskan sepenuhnya oleh artikel-artikel di internet ) dan saia juga pusing membacana ^_^ jadi frekuensi kejadian ini masih bervariasi dan -sepertinya- masih sukar untuk diprediksi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s