Regulasi Produk Kosmetik dan Prosedur Perizinannya

kosmetik

Produk kosmetik sekarang ini sudah jadi produk yang sangat komersil dengan jumlah iklan yang tayang  di televisi banyaaaakk sekali, disamping obat dan penyelia telepon seluler yang jadi saingannya. Namanya produk untuk dijual, pasti konsumen mengharapkan produk tidak cuma punya kualitas  yang oke, tapi juga aman untuk dipakai. Nah, untuk tujuan itu perlu ada pengaturan atau regulasi produk. Untuk urusan satu ini, jadi tanggung jawab BPOM sebagai salah satu `perpanjangan tangan` negara dalam kewajibannya melindungi rakyat Indonesia (hohohoho).

Dalam kategori produk obat, dikenal istilah No registrasi atau No. Izin Edar. Jika suatu produk sudah punya no registrasi atau NIE, jadi kita boleh dong punya asumsi kualitas serta keamanan produk yang dikeluarkan itu tak cuma dijamin oleh produsen tapi juga dijamin oleh negara atas sama BPOM, sehingga diperbolehkan untuk diproduks,dijual dan diedarkan di seluruh wilayah NKRI#weleh. Trus untuk kategori kosmetik bagaimana? Pasti ada juga dunkkkzzz…Dan prosedurnya sama atau nggak sih dengan obat?  Let us check.

Apa itu kosmetik?

Kosmetik didefinisikan sebagai  bahan atau sediaan yang dimaksudkan untuk digunakan pada bagian luar tubuh manusia seperti:

  • epidermis, contoh sediaan perawatan kulit
  • rambut, contoh shampoo, hair conditioner, pewarna rambut
  • kuku, contoh nail color
  • bibir, contoh lipstik
  • organ genital bagian luar, contoh feminine hygiene
  • gigi dan mukosa mulut, contoh pasta gigi, mouth wash

Dan kalau menggunakan kosmetik kita pasti lebih aware daripada menggunakan obat, karena kalau obat, keberadaan efek samping masih bisa ditolerir tapi untuk kosmetik, absolutely not

Kalau untuk obat kita kenal istilah No. Reg atau NIE,  untuk kosmetik, BPOM mengeluarkan yang namanya No. Notifikasi. Untuk regulasinya BPOM merujuk ke Agreement of The ASEAN Harmonized Cosmetic Regulatory Scheme, semacam kesepakatan bersama seluruh negara ASEAN untuk tujuan tercapainya ASEAN Free Trade Area (AFTA). Kesepakatan ini mencakup 2 fase: (i) the ASEAN Mutual Recognition Arrangement of Product Registration Approvals for Cosmetic; dan (ii) the ASEAN Cosmetic Directive (Product Notification). Ditambah 7 dokumen teknis yang mencakup

  • (Kategori Produk Kosmetik)  illustrative list of cosmetic products by category;
  • (Prosedur dan Ketentuan Registrasi Produk) product registration requirements and procedures;
  • (Ketentuan Pelabelan) common labelling requirements;
  •  a handbook on ingredient listings;
  • (Pedoman Klaim) common claims guidelines;
  • (Persyaratan ekspor impor) common import and export requirements;
  • good manufacturing practice.

http://www.aseansec.org/20705.htm

Jadi, setiap produsen/distributor/importir yang bertanggungj awabmengedarkan produk kosmetik dipasaran harus bin wajib menyiapkan Dokumen Informasi Produk (DIP). DIP ini harus tersedia dan mudah untuk diaudit kapan saja oleh  pemerintah berwenang. DIP disiapkan untuk menjamin keamanan, kualitas dan manfaat produk kosmetik yang beredar di pasaran.

Walaupun suatu kosmetik sudah mendapat izin BPOM (sudah punya nomor notifikasi) tapi tak tertutup kemungkinan produk tersbut dapat dipalsukan, jadi setiap konsumen tetap harus waspada dalam membeli dan menggunakan kosmetik. Dan satu hal lagi yang tak boleh dilupakan, kosmetik juga dapat dikategorikan sebagai limbah kimia jika sudah kadaluwarsa dan tidak digunakan lagi, so handle it with precaution ya..jangan buang sembarang baik yang cuma berupa `selongsongan`-nya ataupun yang masih ada isinya. At least, keep our earth green from the small thing we can do.

Nb: Terimakasih banyak untuk Bu Atty atas pengetahuannya.

Advertisements

2 thoughts on “Regulasi Produk Kosmetik dan Prosedur Perizinannya”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s